
Sekarang mari kita bandingkan, dan coba kita fikirkan dan renungkan baik baik, Jawab pertanyaan ini didalam hati temen temen :
Pertanyaan pertama :
Bagi temen temen yang jaraknya jauh dengan sekolah, ketika hujan apakah bela-belain pake mantel buat berangkat ke sekolah?
Saya yakin kebanyakan menjawab iya, bahkan mereka terburu buru agar tidak terlambat masuk sekolah walaupun hujan. Ada pula yang gak sempat pake mantel asalkan sampai sekolah tidak terlambat, itu fenomena yang sanagt wajar kita lihat sejarang ini.
Sekarang beranjak ke pertanyaan yang kedua :
Bagi temen temen yang jaraknya jauh dari masjid, apakah bela-belain pake mantel buat berangkat ke masjid jika adzan sudah berkumandang?
Cukup jawab dalam hati, tapi kebanyakan dari kita tak menghiraukan seruan tersebut, apalagi kalau hujan, pasti lebih enak nonton TV, atau minum kopi dirumah, dari pada harus kehujanan dan repot repot memakai mantel, toh sholat dirumah sendiri juga bisa, kebanyakan orang berfikir seperti itu, bahkan oang yang rumahnya bersebelahan dengan masjid sekalipun.
Dari dua pertanyaan di atas coba temen temen renungkan lagi, apakah iya seperti itu? Kalau iya mari kita perbaiki, dan kalau tidak mari kita tingkatkan kebaikan itu, tidak logis rasanya jika hal seperti pertanyaan di atas terjadi, seruan adzan dari Allah SWT yang di kumandangkan untuk kita segera menghadap ke Allah SWT yang telah menciptakan kita justru kita abaikan begitu saja, namun berangkat ke sekolah yang mungkin hukumanya jika terlambat hanya di suruh menghadap dan hormat ke tiang bendera namun kita begitu takut untuk melanggarnya, apakah hukuman Allah Jika kita tidak sholat berjamaah di masjid itu lebih ringan dari pada hukuman kita terlambat berangkat sekolah?
Fenomena yang aneh yang menurut memang, dan hal seperti ini harus kita ubah, sedekit demi sedekit mari kita perbaiki, jangan jadikan hujan sebagai alasan untuk tidak berangkat menuntut imu, tidak logis rasanya jika hal itu terjadi, dan masih banyak pertanyaan lainnya, yang sebenarnya membuat saya heran dengan kelakuan dan sikap seperti itu, yuk berbenah diri untuk menjadikan diri lebih baik dan lebih pantas sebagai manusia yang menginginkan Jannah-Nya J
0 komentar:
Posting Komentar